04 Desember 2008

Arti "Love"

(CerBung Edisi 1)

Pagi itu saat istirahat,ku memberanikan diri untuk menaruh Sepucuk surat cinta dan sebuah kalung berbentuk separuh hati yang ku letakkan di dalam loker seorang perempuan yang sudah lama ku kagumi.Bel berbunyi,perempuan itu masuk ke dalam kelas dan segera duduk dan menyiapkan buku-buku yang akan di pelajari. “Hei,siapa yang menaruh surat dan kalung ini di dalam loker ku?”, tanya perempuan itu ke seluruh penghuni kelas.Icha mengambil surat cinta itu dan bersiap mengambil ancang-ancang untuk membacanya.Jantung ku berdegup kencang,bulu kuduk ku berdiri,badan ku terasa begitu lemah saat salah seorang sahabat karib perempuan itu sedang membacakan isi surat cinta dari ku itu.Ya,tuhan tolong hamba mu ini,lepaskan aku dalam situasi ini ya tuhan, ku terus berdoa dalam hati kepada-Nya.
“Eh,temen-temen dengerin yah
From:Someone yang mengagumimu
To:Kezora

Dari sinar mata mu,semua orang tahu
Kau begitu sempurna
Kau begitu anggun
Kau begitu rendah hati
Dari nama mu,semua orang tahu
Kau begitu cantik
Seperti bintang KEZORA ...

Maukah kau menjadi kekasih ku Kezora???
Aku tahu kamu tak akan pernah suka pada ku bahkan kau tak pernah berbicara satu huruf pun kepada ku,mungkin kau sekedar tahu nama ku,tapi entah kenapa perasaan itu muncul dari dalam hati ku yang paling dalam.Memandangi mu bagai memandangi seorang malaikat suci yang dikirim hanya untuk orang-orang berkelas tinggi seperti kau.Aku menyadari kau tak akan pernah menerima cinta ku hingga aku bisa mencapai level mu.Aku tahu kau mau menerima ku sebagai teman,sahabat,mungkin pacar mu,Tapi bagimana keluarga mu,teman-teman mu?apakah mereka mau menerimaku?Aku hanyalah seorang anak yang terlahir dari seorang bapak dan ibu yang berprofesi sebagai seorang petani,sedangkan kamu ?Kau terlahir dari keluarga berdarah biru dan mempunyai harta yang berlimpah ruah.Mungkin surat ini hanya sebatas angan-angan ku saja ingin memiliki mu.Terima kasih Kezora karena kamu telah bersedia meluangkan waktu mu untuk membaca surat cinta yang sungguh-sungguh tidak berguna ini!Kurasa kau tak perlu menjawab surat ku ini karena aku sudah mengetahui apa jawaban mu.....tetapi aku mahon kamu bisa menerima kalung separuh hati ini,mungkin bagi mu ini tak berharga tapi bagi ku ini sangat berharga karena separuh hatinya lagi adalah milik ku,jika kamu membuangnya berarti kamu t’lah membuang separuh hati ku..., Romantis banget nih orang ,siapa sih?lo tau enggak Zor, kira-kira siapa ya orangnya,Zor lo nangis?”.
“Aku bingung siapa orang yang rela mengorbankan cintanya hanya untuk teman-teman dan nama baik keluarga ku.Cha kalo aku nerima orang ini apa kamu mau menganggap dia itu sahabat elo juga?”, isak tangis seorang Kezora mulai terdengar.
“Ya iyalah yang terbaik buat lo,juga yang terbaik juga buat gue.Elo khan sahabat gue Zor.” ,hibur Icha seraya merangkul pundak sahabat karibnya itu.
“Plis buat yang nulis surat ini ngaku di hadapan aku sekarang juga.Plis aku mohon.Aku benar-benar kagum sama kamu.”,Kezora mulai menghentikan tangisannya sambil celingak-celinguk mencari orang yang sudah membuatnya terharu itu.
Hah?Kezora memohon sama aku? Dan Kezora juga kagum sama Aku? ,gumam ku dalam hati serasa tidak percaya dengan omongan Kezora tadi. Bel pulang sekolah berbunyi,aku berniat sore ini akan memberitahukan semuanya.Tapi ada seorang lelaki keren yang menjemput Kezora dengan mobil mewah keluaran terbaru dari BMW.Wow BMW? Kalau aku sepeda butut kayak gini gimana bisa ngebonceng Kezora?Hmmm memang ini udah takdir ku. ,benakku seakan-akan menyesali keadaan ku sekarang.


Kenapa sih,setiap kali aku ingin berterus terang pasti selalu ada yang menghalangi.MENGAPA? ,aku kembali menyesali keadaan ku.

Satu tahun sudah berlalu dan kini tinggal menunggu waktu yang tepat untuk berpisah dari kehidupan Kezora.Menurut cerita Icha,sahabat karibnya, Kezora akan mengambil kuliah di Luar negeri sedangkan aku hanya ada 2 kemungkinan.Kuliah dalam negeri atau langsung bekerja.
Hari itu tiba.......Aku lulus dengan nilai tertinggi ke-2 sedangkan Kezora lulus dengan nilai tertinggi pertama.Besok tidak ada lagi sosok seorang Kezora yang selalu menghiasi pikiran ku,hanya dengan menghitung waktu,aku akan berpisah dengan Kezora untuk selama-lamanya.Setidak-tidaknya aku sudah memberitahukan isi hatiku kepadanya biarpun dia tak pernah tahu itu aku.



3 tahun kemudian aku berhasil menyandang gelar SARJANA walaupun hanya sarjana kesenian,tapi semua itu membawa keberuntungan dalam hidup ku.1 tahun pertama aku menyandang gelar itu.Aku dapat membuahkan hasil,yaitu sebuah rumah dan sepeda motor walaupun hanya dengan cara mencicil perbulan.Tahun berikutnya aku dapat membeli beberapa hektar tanah.Dan pada tahun-tahun berikutnya aku semakin kaya sampai pada akhirnya orang tua ku menyuruh ku untuk menikah.Mengingat permintaan kedua orang tua ku,kini aku kembali teringat ,sosok seorang Kezora yang begitu cantik,pintar,baik,dan ramah.Mengapa rasa cinta itu masih ada dalam benak ku? Mungkin karena hanya Kezora lah satu-satunya perempuan yang pernah ada di hati ku setelah ibu. Kezora adalah cinta pertama ku.Dalam beberapa tahun ini aku tidak pernah menemui sosok seorang perempuan yang lebih baik dari nya.


Di sebuah mall,aku memasuki sebuah toko perhiasan.Awalnya niat ku,hanya ingin membelikan keponakan ku yang hari ini berulang tahun,tetapi ketika melihat sebuah kalung yang sangat mirip dengan kalung yang aku berikan kepada Kezora beberapa tahun lalu yang sampai sekarang masih ku kenakan pasangan dari kalung Kezora.Apa mungkin Kezora menjual kalung yang ku berikan? ,pertanyaan itu terus-menerus merasuk dalam pikiran ku.
“Ada yang bisa saya bantu mas?” ,tanya pegawai toko itu.
“Bisa lihat kalung yang itu mbak?” ,aku menunjuk kalung separuh hati itu.
“Oh,kalung yang ini.Maaf mas,kalau kalung yang ini gak di jual.Pemilik toko ini sengaja menaruh kalung ini di sini katanya sih mau nyari orang yang punya pasangannya.” ,pegawai itu memberikan penjelasan yang cukup jelas untuk menjawab semua pertanyaan dalam pikiranku,aku mengangguk. “Din,udah ada yang punya pasangan kalung itu?” tanya seorang perempuan yang cantik jelita. “Maaf mbak,belum ada tuh.”.Hati ku terasa berbunga-bunga melihat sosok perempuan yang bertanya pada pegawai tadi.Sosok itu adalah KEZORA.
“Bintang?” ,aku hanya mengangguk karena masih terpana melihat wajahnya.



Bersambung...

oleh xxxxx
diperbarui oleh Mia Marmut

Tidak ada komentar: