04 Desember 2008

Sang Bidadari

Dia adalah bidadari suci bersayap putih,
Berpayungkan awan nan indah menawan hati
Sejuk cantik indah rupawan..
Menenangkan setiap hati yang dilaluinya..

Dalam bayangmu tercipta seorang bidadari yang jelita..
Dalam bayangku bukan seorang bidadari nan rupawan,
Melainkan seorang bidadari yang telah melahirkanku,

Ya
Ibu.. Ibumu lah 'Sang Bidadari' tersebut,
Cantik dan jelita rupanya,
Manis dan lembut seluruh kasih sayangnya,

Tiada pernah kau berpikir bahwa aku menyusahkan,
Yang ada adalah kebahagiaan,
Ibu...
Kadang kau tak pernah jujur padaku,
Kau bilang kau bahagia,
Padahal kau menangis!

Ibu,
Katakan padaku, katakan!
Karena kau ada bidadariku yang mulia dan kuhormati sepanjang hidupku..


*by ika*

Puisi Ungkapan Hati

Ketika kulanda kesedihan
Diasingkan banyak orang
Dicaci maki banyak orang
Siapa yang mengerti isi hatiku

Oh... Tuhan...
Kadang aku merasa bersalah
Kadangku tangisi sendiri
Entah apa yang kupikirkan

Ya...Allah...
Bawalah aku...
Menuju jalan yang terang
Dan bimbinglah aku
Kini, wahai Robbi...
Hanya pada-Mu lah
Hamba ungkapkan isi hatiku
Dan aku adukan semua masalahku
Inilah semua ungkapan hatiku...

Sahabat

Sahabat…
Kau begitu baik
Kau cahaya dalam hidupku
Kau pendorong semangatku
Kau penyemangat dalam hidupku

Tapi…
Kita harus berpisah
Bukan karena ku benci
Juga bukan karena ku marah
Tapi…
Waktu lah yang telah memisahkan kita

Tapi…
Walaupun tak dapat bertemu,
Kau akan selalu ada di dalam hatiku
Kau akan selalu menjadi sahabatku
Kau akan selalu terkenang dalam hatiku












Duniaku Dulu

Aku bosan dengan semua ini
Aku muak dengan semua ini
Apakah ini semua cobaan untukku?
Apakah ini merupakan duniaku?

Aku ingin kemabali ke masa lalu
Mengubah duniaku menjadi lebih baik
Mengubah duniaku menjadi lebih menyenangkan
Dimana aku bisa tertawa dengan lepas
Dimana aku bisa tertawa dengan tulus
Dimana aku bisa tertawa tanpa beban
Aku ingin kembali ke dunia ku dulu

Ikuti prinsip Alkitab untuk sukses ...

Pacaran Menurut Alkitab


Bab I - Pendahuluan
Berpacaran adalah konsep masyarakat modern, artinya baru beberapa puluh tahun inilah kita mengenal konsep tersebut. Di masa lampau hal ini tidak di kenal karena perkawinan biasanya diatur oleh pihak keluarga atau orang tua kedua belah pihak. Mengapa demikian? Karena memang perkawinan bukan cuma masalah pribadi kedua orang yang terlibat saja, melainkan mempunyai dampak yang luas kepada keluarga dan seluruh masyarakat sekitarnya. Dengan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi membawa suatu perubahan besar bagi generasi muda, mereka belajar bersama dan bergaul bersama dan menuju kedewasaan bersama. Dalam pergaulan sering kali berkembang pada hubungan-hubungan yang khusus yang menjurus ke pada persahabatan atau kepada pacaran.
Bab II - Arti dari Pacaran
Pacaran adalah dampak dari pergaulan sehingga munculah hubungan (muda-mudi), dua orang yang tidak sejenis, berdasarkan rasa cinta. Jadi berpacaran adalah suatu proses di mana seorang laki-laki dan perempuan menjajaki kemungkinan adanya kesepadanan di antara mereka berdua yang dapat dilanjutkan ke dalam perkawinan. Jadi apabila kita melihat pengertian di atas, maka berpacaran itu bukanlah sekedar bersenang-senang melampiaskan nafsu, mengisi kekosongan, tetapi di dalam berpacaran itu ada suatu keseriusan dan kesungguhan untuk menjalin hubungan kedua belah pihak, yang menuju kepada suatu pertunangan. Namun pada umumnya orang salah menginterpretasikan persepsi pacaran yang sesungguhnya yaitu dengan cara menyalahgunakan praktek berpacaran itu sendiri, sehingga menimbulkan dampak yang negatif dan tidak jarang kedua belah pihak saling merugikan, misalnya:
· Ganti-ganti pacar.
· Saling mendewakan.
· Melampiaskan nafsu seksual yang tidak wajar dan belum saatnya di lakukan pada tahap itu.
Sayangnya banyak orang terburu-buru dalam proses ini, sehingga masih terlalu muda, sudah ada remaja yang jatuh cinta dan bahkan merasa yakin bahwa orang yang diidamkan itu pasti merupakan pasangan hidupnya, ada juga pada masa pacaran orang sudah memanggil papi dan mami. Padahal belum tentu mereka akan menjadi suami istri. Apa yang terjadi apabila ternyata hubungan tersebut putus! Yang terjadi adalah kepahitan dan kekecewaan yang sangat mendalam karena seolah-olah seluruh harapan sudah ditumpahkan kepada sang pacar. Pacaran berbeda dengan persahabatan, pertunangan, dan pernikahan karena pacaran adalah hubungan dua orang yang tidak sejenis berdasarkan cinta. Persahabatan berlangsung antara dua orang atau lebih yang mempunyai hubungan yang lebih baik. Pertunangan adalah suatu masa yang lebih mendalam dari pada masa berpacaran. Dalam masa ini, suatu pasangan sudah tiba pada tahap perencanaan yang lebih matang untuk memasuki kehidupan keluarga. Pernikahan adalah bersatunya dua lawan jenis menjadi satu daging dan menjadi satu lembaga yaitu Keluarga.
Bab III - Pacaran Menurut Alkitab
Telah dikatakan dalam Bab I bahwa pacaran itu adalah konsep masyarakat modern, dan secara tertulis Alkitab tidak pernah menyinggung soal kata pacaran ini, tetapi ada kisah-kisah dalam Alkitab yang menceritakan kisah hidup seorang pemuda yang begitu sangat mencintai seorang wanita, namanya Yakub (Kej. 29:18). Kisah ini memang tidak dicatat secara terperinci bagaimana sikap kedua insan ini, tetapi yang jelas Yakub mendapatkan Rahel, setelah ia bekerja dengan penuh kesungguhan selama tujuh tahun tujuh hari, tetapi ia harus menambah selama tujuh tahun lagi. Ini membutuhkan suatu ketabahan/kesabaran yang luar biasa. Dalam perjanjian baru mengenai pacaran ini hanya tersirat yaitu bagaimana sikap seorang Kristen misalnya (Roma 12:20) di mana sistim pacaran dunia tidak dapat dipakai oleh seorang Kristen ketika ia ada pada masa-masa pacaran. Dipihak lain Paulus menasihatkan anak didiknya Timotius yang masih muda itu supaya bisa jadi teladan dari hal percaya, perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan dan kesucian agar orang tidak melihat atau menganggap rendah Timotius masih muda itu. Melihat hal-hal diatas, maka mari kita melihat bagaimana cara anak Tuhan berpacaran menurut konsep Alkitabiah:
3.1. Pacaran itu harus didasari Kasih Allah
Apa tujuan kita pacaran? Apakah hanya mengisi kekosongan dalam hidup kita, keinginan dalam hidup kita, keinginan mata atau hal-hal yang menyangkut kepada kepuasan diri sendiri, dimana yang menjadi pusat perhatian hanya pada diri sendiri. Sehingga pada masa pacaran timbul istilah bahwa dunia ini hanya milik mereka berdua, dan tai gigipun akan rasa coklat … dan sebagainya, … dsb.
Orang dunia mengatakan bahwa asmara itu adalah cinta dan itu sangat dibutuhkan bagi orang yang berada pada masa pacaran. Menurut kamus, asmara itu mempunyai dua pengertian yaitu:
· Cinta Kasih.
· Cinta birahi, dimana seorang anak muda digoda dan tergila-gila pada pasangannya.
Pada dasarnya asmara itu bukan cinta, karena asmara itu naksir/keinginan yang semua ini berpusat pada diri sendiri. Cinta kasih atau Kasih itu menurut Alkitab bisa kita baca dalam 1Korintus 13.4-7. Cinta yang benar tidak dapat dijadikan topeng untuk satu maksud dan motivasi tertentu, cinta yang benar tidak mementingkan diri sendiri, melainkan mengutamakan orang lain. Jadi asmara itu tidak sama dengan cinta sebab dampak dari asmara itu adalah kebalikan dari makna cinta yang sebenarnya. Yes 13.16, 18, ini merupakan ucapan Tuhan kepada Babil, di mana anak-anak muda tidak perduli lagi terhadap Kudusnya pernikahan itu. Sehingga dampaknya kebebasan seks, adanya pengguguran kandungan dsb.
Asmara itu hanya berpusat pada diri sendiri dan biasanya diiringi dengan nafsu (seks) dan itulah adalah dosa. Mat 5.28, menginginkannya saja sudah berzina. Simpati itu bisa saja tetapi naksir itu tidak boleh. Jadi pacaran yang benar harus berorentasi pada kasih akan Allah, dimana kepentingan Allah yang harus diutamakan atau diprioritaskan dalam hubungan pacaran itu. Kita harus menunjukkan gaya hidup yang disetujui oleh Allah, bukan berpusat pada diri sendiri. Kasih akan Allah ini membuat kita mengikuti aturan main yang Allah berikan, diantaranya: 2Korintus 6.14 ….
Meskipun pada tingkat tubuh dan jiwa pasangan yang tidak seimbang itu dapat bersatu, namun dalam tingkat roh terjadi kekosongan. Pasangan itu tidak dapat berdoa bersama-sama dan tidak dapat menyelesaikan masalah-masalah yang menggoncangkan hubungan mereka dengan Tuhan. Akibat dari hal ini kepentingan pribadi akan didahulukan dari kepentingan Allah.
Jika berpacaran yang benar harus didasari kasih akan Allah, maka dalam hal berpacaran kita harus berani bertanya kepada Tuhan, mengapa demikian? Karena pacaran itu merupakan suatu persiapan kita masuk pada pertunangan dan pernikahan. Jika pacaran itu didasari atas diri kita sendiri, itu seringkali membawa hasil kekecewaan, misalnya ketika kita mengambil sikap memutuskan dia; syukur bila yang kita putuskan itu tidak kecewa, tetapi apabila ia merasa kecewa / sakit hati maka itu berarti kita telah melakukan pembunuhan dan bisa jadi pasangan kita itu akan meninggalkan Tuhan bahkan menjadi murtad. Ini berarti kita berdosa kepada Tuhan.
Percayailah Allah dalam segala hal karena Ia itu Maha Tahu yang tentunya tahu apa yang menjadi kerinduan / kebutuhan kita bahkan Ia menjanjikan masa depan yang penuh harapan, lihatlah Yeremia 29.11; Amsal 23.18. Jadi pacaran yang benar harus di dasari dengan Kasih Allah sehingga orientasi pergaulan itu hanya ada di dalam tubuh Kristus. Bukan berdua-berdua, karena akibat dari berdua-duaan itu ‘nenek bilang … berbahaya’.
3.2. Harus mengikuti standar moral Alkitab
Apakah dalam berpacaran dibenarkan perpegangan tangan, berciuman, bermesraan dsb? Telah dikatakan tadi dalam Roma 12.12 bahwa jangan kita menjadi serupa dengan dunia atau dengan kata lain jangan berpacaran ala orang dunia. Berpacaran cara duniawi berbeda dengan berpacaran yang Alkitab / berpacaran yang bertanggung jawab kepada Tuhan. Perbedaannya yaitu:
Pacaran duniawi bertujuan mencari pengalaman dan kenikmatan dalam hubungan cinta dengan pertimbangan: mungkin besok sudah mencari pacar baru lagi. Pacaran yang bertanggung jawab kepada Tuhan melihat hubungan pacaran sebagai kemungkinan titik tolak yang menuju lorong rumah Nikah.
Pacaran duniawi memanfaatkan tubuh pasangannya untuk memuaskan perasaan seksual, mula-mula pada tingkat ciuman dan pelukan, namun kemudian gampang menjurus kepada tingkat hubungan seksual. Pacaran yang bertanggung jawab kepada Tuhan melihat Tubuh pasanganya sebagai rumah kediaman Roh Kudus (1Korintus 3.16) yang dikagumi dan di hargai sebagai ciptaan Allah yang nanti di miliki dalam rumah nikah, di mana mereka saling menerima satu dengan yang lain dari tangan Tuhan. Pacaran duniawi, berorientasi masa kini (sekarang).
Oleh karena itu sering mengakibatkan luka-luka yang dalam, bila terjadi perpisahan. Pacaran yang bertanggung jawab kepada Tuhan berorientasi pada masa depan (hari esok). Mereka membatasi segala hubungan intim jasmani dengan kesadaran bahwa pacaran ini belum mengikat. Masing-masing harus dapat melepaskan satu dengan yang lainnya (bila terjadi ketidak cocokan) tanpa saling melukai.
Standar Alkitab tentang pacaran yaitu 1Tesalonika 4.3 yaitu Allah berkehendak supaya kita ada dalam kekudusan. Jangan merusak Bait Allah yang di dalamnya Roh Allah bertahta. Mat 5.27-28; Kid 2.7; 3.5; 8.4. Efesus 4.27 mengatakan janganlah beri kesempatan pada iblis sebab dengan kita membuka celah berarti kita telah memberi kesempatan untuk melakukan sesuatu yang tidak Allah kehendaki. Dosa seks akan membawa kita perlahan-lahan masuk pada dunia free seks. Hubungan badani (senggama) antara lawan jenis itu tidak akan berlangsung ketika dua pasangan itu baru mengenal. Ciuman dan pelukan antara seorang pemuda dan pemudi merupakan kontak fisik untuk mendapatkan seksuil dan kenikmatan. Ada empat tingkat intensitas hubungan fisik, di mulai dari yang paling lemah sampai yang paling kuat. Keempat tingkat tersebut ialah:
· Berpegangan tangan.
· Saling memeluk, tetapi tangan masih diluar baju.
· Berciuman.
· Saling membelai dengan tangan di dalam baju.
Ransangan seksuil yang terus menerus akan menciptakan dorongan biologis yang terus memuncak. Ketika dorongan seks menggebu-gebu, kedewasaan, kecerdasan, dan pendirian-pendirian serta iman seringkali tidak berfungsi, atau tersingkir untuk sementara. Banyak pasangan muda berkata bahwa ciuman itu normal, karenan ciuman itu adalah kenikmatan pada masa pacaran dan dianggap akan lebih mengikat tali kasih antara dua belah pihak. Itu adalah pendapat yang sangat keliru karena Alkitab memberikan penjelasan bahwa dampak dari hubungan itu akan membuat seorang merasa bersalah bahkan bisa merubah sayang itu menjadi benci. Contoh 2Samuel 13.1-15. Cerita ini mengisahkan anak-anak Daud yaitu Amnon dan Tamar di mana Amnon begitu mencintai Tamar, sampai-sampai ia jatuh sakit karena keinginannya untuk memiliki Tamar. Tetapi pada ayat 15 menceritakan setelah mereka jatuh pada dosa seks, timbullah suatu kebencian dalam diri Amnon terhadap Tamar, ini berarti bercumbuan bukan merupakan jaminan akan cinta sejati.
Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Efesus (Ef 4.17-21) supaya anak Tuhan jangan jatuh pada hal berciuman dan lain-lain yang merangsang dalam masa berpacaran karena itu bertentangan dengan Alkitab. Dengan demikian orang-orang Kristen harus menghindari percumbuan dalam masa berpacaran, sebab tindakan tersebut merupakan penyerahan diri kepada seksualitas, membiarkan hawa nafsu berperan, yang nantinya akan membawa kepada kecemaran dan pelanggaran kehendak Allah. Lebih jauh lagi pengajaran-pengajaran moral Paulus kepada anak muda Kristen di mana saja. 1Timotius 5.22 bagian akhir "jagalah kemurnian dirimu". Yesaya 5.20 celakalah yang mengatakan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat. Wahyu 18:2-3 keindahan tubuh telah dipakai setan untuk menghancurkan nilai-nilai iman Kristen. Akhirnya kita akan melihat hubungan seksual muda-mudi sebelum pernikahan dalam konteks Alkitabiah yaitu:
· Dalam perjanjian Lama Ulangan 22.13-30 Ungkapan ini menunjukkan betap tingginya nilai keperawanan, Amsal 7.13,27.
· Dalam Perjanjian Baru 1Korintus 6.10 Hubungan seksual di luar pernikahan adalah percabulan. 1Korintus 6.13,18,19 Jauhkan dirimu dari percabulan, tubuh kita bukan untuk percabulan.
Hubungan seksual diluar nikah bukan hanya masalah pribadi melainkan mengikutsertakan Tuhan, I Tesalonika 4:3-5,8. Jadi berpacaran itu mempunyai batas-batas tersendiri, karena pacaran itu tidak sama dengan pertunangan dan perkawinan. Artinya sang pacar itu bukanlah suami atau isteri sehingga tidak boleh diperlakukan demikian. Oleh karena itu ada baiknya apabila orang berpacaran pergi bersama-sama dengan teman-teman atau anggota keluarga yang lain sehingga selalu ada rem yang mampu mengendalikan semua tingkah laku.
Bab IV - Kesimpulan
Agar pemuda-pemudi di dalam Kristus tidak berdiri dengan menangis dan menyesal pada puing-puing ketentuan yang mereka sudah setujui bersama pada awal hubungan mereka, haruslah mereka berorientasi dalam segala pergaulan mereka kepada ke empat nasihat Firman Tuhan yaitu:
· Berdoalah senantiasa, 1Tes 5.17; khususnya pada waktu pacaran.
· Ucapkanlah syukur senantiasa atas segala sesuatu, Ef 5.20; apakah semua pengalaman pada waktu berpacaran menimbulkan ucapan syukur?
· Lakukanlah segala sesuatu berdasarkan iman, Roma 14.23 setiap langkah dalam hubungan pacaran mempunyai dimensi ke atas yaitu tanggung jawab kepada Tuhan.
· Pandanglah tubuhmu dan tubuhnya adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu. Kamu bukanlah milik kamu sendiri, kamu sudah dibeli! Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu (1Korintus 6.19-20).

Kemewahan

Wahai teman…
Kamu telah dibutakan oleh kemewahan
Hingga mata hatimu tertutup

Janganlah begitu wahai sobat
Karena kamu akan mengetahui
Dan kelak kau akan mengerti

Seandainya... kawan...
Kamu mengetahui dengan pengetahuan
Pengetahuan yang yakin

Sesungguhnya...
Kelak nanti
Niscaya kamu akan benar benar ditanya
Ditanya akan kenikamatan
Semua kenikmatan yang kau terima
Di duniamu, yang fana

Kebaikan Yang Banyak

Sesungguhnya…
Allah telah memberikan kebaikan
Kebaikan yang banyak
Yang dibrikan kepada umat-Nya

Maka...
Tanpa ku sadari
Ku lalaikan shalatku
Ku lupakan Tuhanku

Ampuni aku Ya Robbi
Ampuni hamba-Mu ini
Karena sesungguhnya
Hambamu ini telah lupa
Lupa akan kewajibanku

Terima kash... Tuhan...
Atas ketukan hati untukku
Karena sesungguhnya
Kebaikan-Mu teramat banyak

Jalan-Mu Yang Lurus

Aku hidup didunia ini
Aku kan tinggalkan alam fana ini
Semua ini takkan terjadi
Tanpa ada yang menghendakinya

Aku bisa berbicara
Ku mendengar
Ku melihat
Dan aku bisa tuk melangkah

Tapi...
Ampun oh Tuhan...
Jika semua pemberian-Mu
Ku abaikan

Karunia yang Kau beri
Ku salah gunakan
Bibirku, telingaku, mataku
Dan langkah kaki
Selalu salah dalam menyusuri jalan-Mu

Oh... Tuhan
Berilah aku petunjuk
Agar aku tak tersesat
Tuk semua pemberian-Mu
Anugerahi aku sebuah nurani
Hati nurani tuk menyusuri jalan-Mu
Jalan-Mu yang lurus

Inilah Duniaku

Dunia…
Duniamu tertawa
Tapi…duniaku tidak
Meski bibirku selalu tersenyum

Kadang...
Dunia ini berbeda
Begitu pula...
Dengan duniaku ini

Duniaku dipenuhi dengan penderitaan
Dunia yang berliku – liku
Senyum memang ada pada bibirku
Tapi... tidak pada hatiku

Oh... Robbi...
Berikan aku cahya-Mu
Cahaya yang dapat memberikan...
Senyuman dibibirku
Dan senyuman dihatiku

Arti "Love"

(CerBung Edisi 1)

Pagi itu saat istirahat,ku memberanikan diri untuk menaruh Sepucuk surat cinta dan sebuah kalung berbentuk separuh hati yang ku letakkan di dalam loker seorang perempuan yang sudah lama ku kagumi.Bel berbunyi,perempuan itu masuk ke dalam kelas dan segera duduk dan menyiapkan buku-buku yang akan di pelajari. “Hei,siapa yang menaruh surat dan kalung ini di dalam loker ku?”, tanya perempuan itu ke seluruh penghuni kelas.Icha mengambil surat cinta itu dan bersiap mengambil ancang-ancang untuk membacanya.Jantung ku berdegup kencang,bulu kuduk ku berdiri,badan ku terasa begitu lemah saat salah seorang sahabat karib perempuan itu sedang membacakan isi surat cinta dari ku itu.Ya,tuhan tolong hamba mu ini,lepaskan aku dalam situasi ini ya tuhan, ku terus berdoa dalam hati kepada-Nya.
“Eh,temen-temen dengerin yah
From:Someone yang mengagumimu
To:Kezora

Dari sinar mata mu,semua orang tahu
Kau begitu sempurna
Kau begitu anggun
Kau begitu rendah hati
Dari nama mu,semua orang tahu
Kau begitu cantik
Seperti bintang KEZORA ...

Maukah kau menjadi kekasih ku Kezora???
Aku tahu kamu tak akan pernah suka pada ku bahkan kau tak pernah berbicara satu huruf pun kepada ku,mungkin kau sekedar tahu nama ku,tapi entah kenapa perasaan itu muncul dari dalam hati ku yang paling dalam.Memandangi mu bagai memandangi seorang malaikat suci yang dikirim hanya untuk orang-orang berkelas tinggi seperti kau.Aku menyadari kau tak akan pernah menerima cinta ku hingga aku bisa mencapai level mu.Aku tahu kau mau menerima ku sebagai teman,sahabat,mungkin pacar mu,Tapi bagimana keluarga mu,teman-teman mu?apakah mereka mau menerimaku?Aku hanyalah seorang anak yang terlahir dari seorang bapak dan ibu yang berprofesi sebagai seorang petani,sedangkan kamu ?Kau terlahir dari keluarga berdarah biru dan mempunyai harta yang berlimpah ruah.Mungkin surat ini hanya sebatas angan-angan ku saja ingin memiliki mu.Terima kasih Kezora karena kamu telah bersedia meluangkan waktu mu untuk membaca surat cinta yang sungguh-sungguh tidak berguna ini!Kurasa kau tak perlu menjawab surat ku ini karena aku sudah mengetahui apa jawaban mu.....tetapi aku mahon kamu bisa menerima kalung separuh hati ini,mungkin bagi mu ini tak berharga tapi bagi ku ini sangat berharga karena separuh hatinya lagi adalah milik ku,jika kamu membuangnya berarti kamu t’lah membuang separuh hati ku..., Romantis banget nih orang ,siapa sih?lo tau enggak Zor, kira-kira siapa ya orangnya,Zor lo nangis?”.
“Aku bingung siapa orang yang rela mengorbankan cintanya hanya untuk teman-teman dan nama baik keluarga ku.Cha kalo aku nerima orang ini apa kamu mau menganggap dia itu sahabat elo juga?”, isak tangis seorang Kezora mulai terdengar.
“Ya iyalah yang terbaik buat lo,juga yang terbaik juga buat gue.Elo khan sahabat gue Zor.” ,hibur Icha seraya merangkul pundak sahabat karibnya itu.
“Plis buat yang nulis surat ini ngaku di hadapan aku sekarang juga.Plis aku mohon.Aku benar-benar kagum sama kamu.”,Kezora mulai menghentikan tangisannya sambil celingak-celinguk mencari orang yang sudah membuatnya terharu itu.
Hah?Kezora memohon sama aku? Dan Kezora juga kagum sama Aku? ,gumam ku dalam hati serasa tidak percaya dengan omongan Kezora tadi. Bel pulang sekolah berbunyi,aku berniat sore ini akan memberitahukan semuanya.Tapi ada seorang lelaki keren yang menjemput Kezora dengan mobil mewah keluaran terbaru dari BMW.Wow BMW? Kalau aku sepeda butut kayak gini gimana bisa ngebonceng Kezora?Hmmm memang ini udah takdir ku. ,benakku seakan-akan menyesali keadaan ku sekarang.


Kenapa sih,setiap kali aku ingin berterus terang pasti selalu ada yang menghalangi.MENGAPA? ,aku kembali menyesali keadaan ku.

Satu tahun sudah berlalu dan kini tinggal menunggu waktu yang tepat untuk berpisah dari kehidupan Kezora.Menurut cerita Icha,sahabat karibnya, Kezora akan mengambil kuliah di Luar negeri sedangkan aku hanya ada 2 kemungkinan.Kuliah dalam negeri atau langsung bekerja.
Hari itu tiba.......Aku lulus dengan nilai tertinggi ke-2 sedangkan Kezora lulus dengan nilai tertinggi pertama.Besok tidak ada lagi sosok seorang Kezora yang selalu menghiasi pikiran ku,hanya dengan menghitung waktu,aku akan berpisah dengan Kezora untuk selama-lamanya.Setidak-tidaknya aku sudah memberitahukan isi hatiku kepadanya biarpun dia tak pernah tahu itu aku.



3 tahun kemudian aku berhasil menyandang gelar SARJANA walaupun hanya sarjana kesenian,tapi semua itu membawa keberuntungan dalam hidup ku.1 tahun pertama aku menyandang gelar itu.Aku dapat membuahkan hasil,yaitu sebuah rumah dan sepeda motor walaupun hanya dengan cara mencicil perbulan.Tahun berikutnya aku dapat membeli beberapa hektar tanah.Dan pada tahun-tahun berikutnya aku semakin kaya sampai pada akhirnya orang tua ku menyuruh ku untuk menikah.Mengingat permintaan kedua orang tua ku,kini aku kembali teringat ,sosok seorang Kezora yang begitu cantik,pintar,baik,dan ramah.Mengapa rasa cinta itu masih ada dalam benak ku? Mungkin karena hanya Kezora lah satu-satunya perempuan yang pernah ada di hati ku setelah ibu. Kezora adalah cinta pertama ku.Dalam beberapa tahun ini aku tidak pernah menemui sosok seorang perempuan yang lebih baik dari nya.


Di sebuah mall,aku memasuki sebuah toko perhiasan.Awalnya niat ku,hanya ingin membelikan keponakan ku yang hari ini berulang tahun,tetapi ketika melihat sebuah kalung yang sangat mirip dengan kalung yang aku berikan kepada Kezora beberapa tahun lalu yang sampai sekarang masih ku kenakan pasangan dari kalung Kezora.Apa mungkin Kezora menjual kalung yang ku berikan? ,pertanyaan itu terus-menerus merasuk dalam pikiran ku.
“Ada yang bisa saya bantu mas?” ,tanya pegawai toko itu.
“Bisa lihat kalung yang itu mbak?” ,aku menunjuk kalung separuh hati itu.
“Oh,kalung yang ini.Maaf mas,kalau kalung yang ini gak di jual.Pemilik toko ini sengaja menaruh kalung ini di sini katanya sih mau nyari orang yang punya pasangannya.” ,pegawai itu memberikan penjelasan yang cukup jelas untuk menjawab semua pertanyaan dalam pikiranku,aku mengangguk. “Din,udah ada yang punya pasangan kalung itu?” tanya seorang perempuan yang cantik jelita. “Maaf mbak,belum ada tuh.”.Hati ku terasa berbunga-bunga melihat sosok perempuan yang bertanya pada pegawai tadi.Sosok itu adalah KEZORA.
“Bintang?” ,aku hanya mengangguk karena masih terpana melihat wajahnya.



Bersambung...

oleh xxxxx
diperbarui oleh Mia Marmut

Terjebak Di Alam Mimpi Yang Membawa Berkah

Suatu pagi yang cerah diperumahan yang kebanyakan penduduknya adalah wanita wanita seksi. Namanya juga kampung Menggiurkan. Hari yang cerah adalah jiwa yang cerah, tapi tidak dengan Salsa, dia terlihat lesu dan agak merasa takut.
“Hai Sa, kenapa wajahmu murung dihari yang cerah ini?” Tanya tetangga sekaligus teman Salsa. Dia bernama Elly. (dengan gaya Cinta Laura)
“kamu nanya aku? Aku… a…ku… pusing !!!” sahut Salsa sambil terayun ayun.
“Kok, kamu nari nari kayak mau berkelahi aja? Pakai jurus mabuk lagi !!! aku kan tidak punya penangkal jurus itu” Tegur Elly.
“siapa yang mau berkelahi. Aku cuman mengantuk ditambah pusing. Lah, kok, kelapa kamu tiga,………… maksud ku kepalamu tiga. Pasti kamu kembar tiga, tapi kembar siam !!!” Sahutnya lagi.
“ya udah, kalau begitu kamu duduk disini dulu ! dan tunggu sebentar ! aku mau kasih kamu minum, dibagi, dikali, dikurang dan ditambah obat anti pusing !” sahut Elly berdesakan karena dibilang kembar siam.
Beberapa saat kemudian di teras rumah Elly.
“nih, minum dikuadratin ya ama obatnya yang anti kantuk ini !!!” perintah Elly.
“Makasih Fren !!!” balas Salsa.
“Apa kamu bilang ?!?!? jadi kamu bilang aku itu kartu Seluler ya ?!!!” Sahutnya lagi berdesakan.
“Bukan !!! Friend itu artinya Teman. F-R-I-E-N-D !” Jelas Salsa.
“Berarti kalau kartu Seluler yang sip itu frensip dong ?” Tanyanya lagi.
“ha…ha…ha… kamu itu ya…!!! Friendship itu artinya sahabat !” jawabnya kembali.
“Oh… begitu ya !!! kita ganti pembicaraan kita ! nah…, gimana kalau masalah kamu jadi pusing + mengantuk + kurang sehat = Gara gara apa ???” Menanyakan masalah Salsa.
“eh, kamu jangan ngomong soal matematika deh !” Amarah Salsa mulai naik karena, matanya mulai melek.
“OK Friend !!!” Jawab Elly sambil tersenyum karena, sudah bisa memakai bahasa inggris. (gayanya Bule pulang kampung ke KANADA alias Kandangan Dalam)
“Gini ceritanya… akhir akhir ini aku sering mimpi yang aneh aneh ditambah serem lagi. Dalam mimpi itu aku seperti dikejar kejar sama seseorang. Awalnya aku pergi dengan mobil seorang pangeran yang sangat kaya raya. Namun, modern. Saat dijalan ada pohon beringin yang menghalangi jalan kami. Lalu dia mencoba memotong pohon itu namun, angin berhembus begitu kencang. Tapi, dia tak menghiraukan. Kedua kalinya dia memotong pohon itu, angin dan burung hitam menyerbunya. Dan yang ketiga kali, ribuan, juataan burung hitam menerbangi langit langit kepala pangeran itu. Dan…… dia…… diberakin sama burung burung itu.lalu,…………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………………. dia meninggal ditelan sama genderuwo. Gara gara, pangeran itu nggak sengaja buka pintu kastil disamping pohon beringin itu dan ternyata dibalik pintu itu ada kuntilanak. Kuntilanak itu tertabrak pintu itu dan badannya seperti baju baru disetrika. Terus dia mengadu sama suaminya yang bernama genderuwo dengan manja. Dan akhirnya dia mati. Karena aku liat kejadian itu dari luar kastil, akupun lari ke sebuah rumah yang megah dan indah. Sewaktu aku masuk aku disambut seorang sepasang suami istri yang baik. Dia pun berkata “Assalamu’alaikum. Nak, kamu kenapa disini ? daerah ini tak baik untukmu ! sebaiknya kau menginap dirumah kami ini !” lalu aku sahut “wa’alaikumsalam. Pak, bu. Saya tidak tahu kenapa saya ada di daerah sini tapi………” Kemudian aku ceritakan kejadian tadi pada mereka. Dan seraya berdo’a dalam hati “alhamdulillah, terima kasih Ya Allah. Memang hidup itu harus saling tolong menolong. Jika Kau butuh bantuanku maka mampir saja kerumah saya di Singapur alias singgah di dapur atau rumah saya yang di Indonesia, di Kalua alias Kandangan Luar” senada berdo’a dan merasa lega. Malam harinya aku keluar dari kamar tamu yang kutempati dengan pakaian tembus pandang pada tangannya dan kentat serat memakai rok mini. Ketika aku sudah diruang makan, Ibu pemilik rumah itu terkejut dan berkata “nak, Ibu hanya mengingat kan. Jika dalam 3 hari kau tak menutup auratmu maka, akan ada makhluk gaib maupun nyata yang mengejar ngejarmu dan menjebakmu dialam mimpi. Dan sekarang kamu sudah memasuki hari yang ke-3 terjebak dialam mimpi, kan ?” dan kujawab ”ya, ibu tahu dari mana ?” dan ibu itu menjawab ”aku telah terjebak disini karena dulu aku tidak menutup auratku dan suamikulah yang menolongku untuk ikut kealam mimpi. Dan akhirnya kami terjebak.” Badanku penuh gemetar dan bertanya ”bagaimana cara mencegah agar aku tak terjebak di alam mimpi ini ?” ibu itu menjawab sambil memegangi tanganku “hanya ada satu cara, yaitu kau harus tutup auratmu. Nah, kamukan tidak bawa pakaian muslim kemari. Maka, ibu akan pinjamkan kamu baju yang cantik.” Lalu kudesak dengan “bu, kenapa ibu masih terjebak disini ? bukankah ibu sudah menutup aurat ibu ???” ibu itupun menjawab “karena ibu dan suamiku bertekat untuk membantu wanita wanita dan remaja remaja yang terjebak di alam mimpi ini” kemudian, aku bergegas mengganti pakaianku. Dan setelah itu aku terbangun dari tidurku. Eh, nggak tahu nya aku sudah memakai pakaian pemberian Ibu itu. Aneh kan ?” “aneh juga, oh…itu sebabnya kamu memakai pakaian jubah dan berkerudung lebar seperti ini ya ? tapi aku pasti dukung kamu untuk memakai kerudung deh ! meski aku sediri nggak makai kerudung. Tapi, sebenarnya aku juga ingin menjadi model !” Dukung Elly “cita cita kita sama ya !!! aku juga ingin jadi model, tapi aku tak tahu apa yang akan terjadi besok, bulan, tahun yang akan datang.” Ucap Salsa dengan sendu
***
7 tahun kemudian.
“Assalamu’alaikum” salam sapa Salsa
“Wa’alaikumsalam” Elly menjawab salam
“Shobahul khoir” ucap selamat pagi Salsa
“Shobahan nur” Jawab selamat pagi Elly
“Salsa ? kamu Salsa kan ? udah lama ya nggak ketemu !!! sekarang kamu pasti udah dapat gelar sarjana !” sahut Elly
“iya Ly, aku sudah dapat gelar S.Ag ! aku dulu nggak punya mimpi jadi sarjana. Tapi, waktu kelas 2 SMA aku mulai semangat belajar” tambah Salsa
“waktu SMA ? itukan 7 tahun yang lalu. Sewaktu kamu baru-barunya memakai kerudung ! wah ternyata kerudung itu membawa berkah untukmu ! oh ya, S.Ag itu kepanjangan dari Sarjana Alam Gaib ya ?” ingat ingat Elly
Lalu, Salsa tersenyum. Seraya menjawab “S.Ag itu Sarjana Agama ! kamu kuliah aja pasti pintar, kamu itu dijelaskan sedikit pasti menjalar deh otaknya. Kamu kuliah aja sama aku. Aku mau S2 nih !!! mau ya ?!?!?!?!?!? “
“mau mau. Tapi kamu janji ya belikan aku es 2 buah !!!” desak Elly
“es 2 ? maksudku S2 sarjana bukan es krim yang kamu maksud !!!” Salsa kaget mendengar cakapan Elly
“Kamu pintar ya !!! serba tahu. Apakah itu semua berkah dari Allah atas keinginan tulusmu menutup Aurat ? kalau begitu aku juga akan ikut bersamamu belajar dan menutup aurat !!!” Puji Elly
“kalau begitu, sekarang kita pergi ke mall belanja pakaian baru buat kamu. Aku yang bayarin deh !!!” ajak Salsa
“Nggak apa-apa kan ? makasih banyak ya Sa !!! syukron”
“Afwan”

(mohon maaf jika ada kesalahan yang tidak disengaja)

By : Lia Hafiza

Bahaya Kesedihan

Kenapa tidak boleh bersedih? Bukankah bersedih itu manusiawi?

Bersedih karena materi akan membuat kita mengalami depresi. Robert E. Lane dalam The Loss of Happines in Market Democracies menyatakan, “… untuk dapat dikatakan depresi, Anda harus memiliki paling tidak empat gejala dibawah ini yang berlangsung hampir setiap hari, selama paling tidak dua minggu.
1. Selera makan hilang atau kehilangan berat yang sangat berarti (dalam keadaan tidak diet);
2. Susah tidur (insomnia) dan hipertensi;
3. Gerakan yang melambat (agitasi psikomotor);
4. Kehilangan tenaga, kelelahan;
5. Kehilangan minat atau rasa senang pada kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan;
6. Merasa tidak berharga, menyalahkan diri, atau merasa bersalah yang berlebihan;
7. Menggerutu atau menunjukkan hilangnya kemampuan berpikir sehingga sulit mengambil simpulan;
8. Selalu muncul pikiran tentang kematian, bunuh diri, ingin segera mati.

Bersedih merupakan hal yang dilarang Allah melalui firman, Hai hamba-hambaku, tiada kekhawatiran terhadapmu pada hari ini dan tidak pula kamu bersedih hati (QS Al-Zukhuf [43]: 68); dan janganlah apa yang menimpa mereka membuat kamu bersedih hati. (QS Al-Hijr [15]: 88)

Daniel Goleman menulis, “Pada sebagian negara kaya kemungkinan orang yang lahir pada 1955 untuk menderita depresi besar-bukan hanya kesedihan, tetapi kesepian yang melumpuhkan, kehilangan semangat, kehilangan harga diri, ditambah perasaan tidak berdaya yang luar biasa-pada suatu titik kehidupan lebih dari tiga kali lebih besar daripada generasi kakek mereka.”Dengan merujuk data yang sama, Martin Selibman, tokoh psikolog positif berkomentar, “Kita sekarang ini berada di tengah-tengah wabah depresi, wabah dengan akibat bunuh diri yang menyebabkan kematian sama banyaknya dengan kematian karena AIDS dan lebih menyebar. Depresi yang parah sepuluh kali lebih banyak terjadi sekarang ini daripada limapuluh tahun lalu. Depresi menyerang perempuan dua kali lebih sering dari lelaki dan sekarang menyerang sepuluh tahun lebih muda daripada generasi sebelumnya.”

Sikap sedih akan memadamkan bara harapan, mematikan ruh cita-cita, dan membekukan semangat jiwa. Kesedihan tak ubahnya seperti demam yang melumpuhkan kehidupan umat Islam. Kesedihan bahkan seperti berikade yang tidak mudah untuk dilalui dan menghalangi setiap pergerakan menuju kebehagiaan. Bahkan, kesedihan merupakan situasi yang paling disukai setan karena melalui kesedihan setan menurunkan keyakinan hati manusia akan keadilan dan kasih sayang Allah.
Sesungguhnya pembicaraan rahasia (yang dilakukan selain orang beriman) adalah dari setan, untuk menimbulkan kedukaan terhadap orang-orang yang beriman. (QS Al-Mujadilah [58]: 10)

Seorang Muslim diperintahkan untuk mengusir kesedihan, tidak boleh menyerah, serta harus membuang jauh-jauh, menolak, melawan dan mengalahkan kesedihan. Bahkan Nabi sendiri pernah memohon agar dihindarkan dari kesedihan melalui doanya, “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kecemasan dan kesedihan.”

Situasi tanpa kesedihan adalah gambaran surga. Kelak ketika di surga, kita akan berkata, Segala puji bagi Allah yang telah mengusir kesedihan dari diri kami. (QS Fathir [35]: 34)

Untuk itu, sudah menjadi keharusan bagi kita untuk mendatangkan kebahagiaan dan menciptakan kehidupan yang melapangkan dada. Kita harus memohon kehidupan yang baik, penghidupan yang memuaskan, pikiran yang jernih, dan kelapangan dada. Karena itu, seorang ulama pernah menyatakan, “Sesungguhnya di dunia ini terdapat surga. Barang siapa yang belum memasukinya, ia belum dapat memasuki surga di akhirat.”


^_^

Pengetahuan, "Kesenian Bangsa Yunani Kuno"

Phidias

~ Phidias ( sekitar 490-420 SM) adalah salah satu pemahat terkenal pada masa Yunani kuno. Phidias membuat patung raksasa dewa Zeus dari emas dan gading yang sangat terkenal di seluruh dunia kuno.


Collossus

Collossus yang terdapat di Rhodes adalah sebuah patung raksasa yang dibuat oleh pemahat Bangsa Yunani, Chares. Patung ini berada di di dekat pelabuhan Rhodes, sebuah pulau di laut Aegea.


Muses

Bangsa Yunani percaya bahwa setiap kesenian diilhami oleh satu dewi, yang disebut Muses.


Homer


Homer adalah penyair Yunani Kuno yang telah menulis dua sajak terhebat dari dunia kuno: Iliad dan Odyssey. Iliad adalah sebuah sajak panjang berbahasa tinggi yang bercerita tentang Perang Troya, ketika bangsa Yunani mengepung kota Troy untuk mengambil kembali Helen yang diculik. Odyssey bercerita tentang petualangan menakjubkan tpahlawan Odysseus dalam sebuah perjalanan yang hebat.

Kematian yang membingungkan

Nguing..nguing..nguing.. Sirene mobil polisi terdengar dengan begitu jelas. Mobil polisi telah berderet parkir di depan rumah seorang lelaki yang telah meninggal tadi sore. Mayatnya ditemukan oleh temannya ketika berkunjung ke rumahnya.

“Pak Inspektur,ini data-data pibadi lelaki itu !”, kata seorang polisi yang bernama Saguchi Himura.

“Terimakasih. Apa ada barang bukti yang ditemukan, Saguchi?”, tanya pak inspektur kepada polisi tersebut.

“Yang ditemukan hanyalah rokok bekas yang sudah mati. Selain itu, tidak ada lagi yang ditemukan”, kata polisi Saguchi.

“Rokok bekas?”, Tanya pak inspektur dengan heran.

“Ya. Rokok itu ditemukan di dekat korban”, kata polisi Saguchi.

“Hmm… begitu ya! Teruskan saja penyelidikannya!”, kata pak inspektur dengan tegas.

“Siap, pak!”, kata polisi Saguchi dengan tegas juga.

Tanpa sengaja, ada seorang anak SMA yang melihat tempat kejadian tersebut. Karena penasaran, anak itu masuk ke tempat kejadian. Anak itu bernama Toma Kazuhito. Saat masuk ke rumahnnya, Toma tiba-tiba menjerit kesakitan. Toma melihat kakinya, dan melihat ada belingan kaca yang tertancap di kakinya. Toma lalu membalut lukanya dengan kain perban yang telah dimintanya kepada pihak polisi dan mengambil belingan kacanya.

Sesudah mengobati lukanya, Toma bertanya kepada seorang polisi.

“Apa ini merupakan pembunuhan?”, kata Toma antusias.

“Sepertinya ini bunuh diri, karena korban gantung diri!”, kata polisi.

“Siapa nama kamu nak?’, kata pak polisi.

“Nama saya Toma Kazuhito, panggil saja Toma. Nama anda siapa pak?”, kata Toma.

“Nama saya Saguchi Himura, panggil saja saya Pak Saguchi!”, kata Pak Saguchi.

“Dimana orang yang menemukan mayatnya?”, kata Toma.

“Dia sedang di kantor polisi untuk ditanyai lebih lanjut. Memangnya kenapa nak?”, Tanya polisi itu dengan heran.

“Dia siapanya korban?”,kata Toma dengan antusias.

“Dia temannya korban!”,kata polisi tersebut.

“Terimakasih ya pak!”, kata Toma.

“Sama-sama nak!, kalau ada yang ingin ditanyakan lagi silakan bertanya kepada saya”, kata polisi itu dengan ramah dan senyum.

Toma pun membalas senyuman dari polisi itu. Ketika Toma masuk ke tempat kejadian, Toma melihat mayat laki-laki itu dengan mata terbelalak. Toma lalu memperhatikan betul-betul mayat itu. Toma lalu melihat ada darah yang sudah kering di kepalanya dan sebuah luka. Toma langsung menyadari bahwa ini bukan bunuh diri, melainkan pembunuhan. Kemudian Toma melihat ada bekas rokok yang begitu banyak, tapi rokok itu hanya memiliki 2 merek. Toma kemudian berpikir bahwa rokok ini mungkin bekas pelaku dan korban. Orang ini pasti perokok berat. Toma kemudian melihat kertas yang letaknya ada di tempat sampah. Toma pun membaca isi kertas tersebut, tapi yag ada hanyalah nama korban yaitu Ryo Takama yang ditulis dengan darah. Toma berlari menuju polisi Saguchi dan bertanya tentang teman-teman korban yang paling dekat dengan korban. Pak Saguchi pun menjawab bahwa teman korban yang paling dekat dengan korban ada 5 orang yaitu, Hazuki Yamada, Yumi Matsumoto,Haruka Nozawa, Kanata Fukuyama dan Takase Hayama. Toma pun meminta polisi Saguchi agar kelima orang tersebut dipanggil ke tempat kejadian sekarang juga. Polisi Saguchi bingung dengan permintaan Toma, tapi dia tetap menjalankan apa yang telah diperintahkan oleh Toma.

Selagi pak Saguchi memanggil teman-teman korban, Toma mencari alat yang digunakan oleh pelaku untuk membunuh korban. Kemudian Toma ingat akan belingan kaca yang telah diinjaknya tadi. Toma pun bergegas kembali ke tempat dimana dia menemukan belingan kaca itu. Sesampainya disana, Toma melihat pot bunga yang sangat besar sdan mulai membongkarnya. Akhirnya, benda yang dicari Toma pun dapat ditemukan.

Sesampainya disana, teman-teman korban telah menunggu kedatangannya. Toma langsung melempar bola ke arah mereka semua. Para polisi dan teman-teman korban pun langsung bingung. Kelima teman korban tersebut menangkap bolanya dengan tangan kanan, tapi ada dua orang temannya yang menangkap bola dengan tangan kiri yaitu, Kanata Fukuyama dan Takase Hayama. Kemudian Toma menyuruh mereka berdua untuk merokok sampai rokoknya habis. Setelah habis, Toma mengambil kedua batang rokok yang berbeda itu dan mengambil tempat rokok yang dijadikan barang bukti oleh polisi

“Kamulah pelakunya, Takase Hayama!”, kata Toma.

“A..a.. apa yang kamu bilang?”, kata Takase dengan sedikit gemetar.

“Kamu pelakunya!”,kata Toma mengucapkan sekali lagi.

“Ha…ha..ha…, Apa buktinya kalau aku adalah pelakunya?”, kata Takase.

“Buktinya adalah tangan yang kidal dan bekas rokok yang telah kau hisap tadi!”, kata Toma dengan tegas.

“Apa? Barang seperti itu mau dijadikan bukti!, Lucu sekali!”, kata Takase dengan meremehkan.

“Rokok itu sama dengan rokok yang di tempat rokok itu dan di dalam surat yang ditinggalkan oleh korban, pelaku merupakan orang –orang terdekat yang mempunyai ciri-ciri tangan kidal, tapi diantara semua teman ada dua orang yang kidal, yaitu Kanata dan kamu!, Tapi Kanata tidak dapat dijadikan pelaku, karena dia mengisap rokok yang berbeda dan bekas rokoknya tidak ada dalam tempat rokok itu!”, kata Toma.

“Kalau memang aku yang membunuhnya, kenapa dia mati dengan gantung diri?”, kata Takase.

“ Sebenarnya, korban sudah meninggal sebelum gantung diri. Korban dibunuh dengan cara kepalanya dipukul dengan vas bunga , kemudian pelaku mengangkat korban dan memasangkan tali ke lehernya. Kemudian korban digantung seolah-olah korban bunuh diri. Tapi, sebelum korban meninggal, korban menuliskan namanya dan sesuatu yang tak bisa dilihat di sebuah kertas, kecuali kita mengarahkan tulisan itu ke arah cahaya. Disitu tertulis “pelakunya adalah teman-teman dekatku yang kidal”, kemudian dia membuang surat itu ke tempat sampah dan meninggal ketika itu juga. Sayangnya, pelaku salah mengira. Pelaku mengira bahwa korban ingin lari, padahal korban membuang sebuah ciri-ciri dari pelaku. Apakah itu benar Takase?”, kata Toma.

“Kukira tidak akan ketahuan!”,kata Takase dengan gemetar.

“Kenapa kamu membunuhnya?”, Tanya Toma.

“Karena dia telah jahat pada ibuku!. Sewaktu ibuku bekerja di rumahnya, dia selalu memerintah ibuku mengerjakan hal-hal yang berat, sehingga ibuku jatuh sakit dan meninggal dunia. Sejak itu lah aku berjanji akan membunuh dia dengan tanganku sendiri!”, kata Takase dengan marah.

“Ibu kamu pasti tidak mau anaknya menjadi penjahat!, Apa kata ibu kamu disana?”, kata Toma dengan prihatin.

“Huhuhu….., Maafkan aku, Bu!”, kata Takase dengan sedih.


Tamat