04 Desember 2008

Sang Bidadari

Dia adalah bidadari suci bersayap putih,
Berpayungkan awan nan indah menawan hati
Sejuk cantik indah rupawan..
Menenangkan setiap hati yang dilaluinya..

Dalam bayangmu tercipta seorang bidadari yang jelita..
Dalam bayangku bukan seorang bidadari nan rupawan,
Melainkan seorang bidadari yang telah melahirkanku,

Ya
Ibu.. Ibumu lah 'Sang Bidadari' tersebut,
Cantik dan jelita rupanya,
Manis dan lembut seluruh kasih sayangnya,

Tiada pernah kau berpikir bahwa aku menyusahkan,
Yang ada adalah kebahagiaan,
Ibu...
Kadang kau tak pernah jujur padaku,
Kau bilang kau bahagia,
Padahal kau menangis!

Ibu,
Katakan padaku, katakan!
Karena kau ada bidadariku yang mulia dan kuhormati sepanjang hidupku..


*by ika*

Puisi Ungkapan Hati

Ketika kulanda kesedihan
Diasingkan banyak orang
Dicaci maki banyak orang
Siapa yang mengerti isi hatiku

Oh... Tuhan...
Kadang aku merasa bersalah
Kadangku tangisi sendiri
Entah apa yang kupikirkan

Ya...Allah...
Bawalah aku...
Menuju jalan yang terang
Dan bimbinglah aku
Kini, wahai Robbi...
Hanya pada-Mu lah
Hamba ungkapkan isi hatiku
Dan aku adukan semua masalahku
Inilah semua ungkapan hatiku...

Sahabat

Sahabat…
Kau begitu baik
Kau cahaya dalam hidupku
Kau pendorong semangatku
Kau penyemangat dalam hidupku

Tapi…
Kita harus berpisah
Bukan karena ku benci
Juga bukan karena ku marah
Tapi…
Waktu lah yang telah memisahkan kita

Tapi…
Walaupun tak dapat bertemu,
Kau akan selalu ada di dalam hatiku
Kau akan selalu menjadi sahabatku
Kau akan selalu terkenang dalam hatiku












Duniaku Dulu

Aku bosan dengan semua ini
Aku muak dengan semua ini
Apakah ini semua cobaan untukku?
Apakah ini merupakan duniaku?

Aku ingin kemabali ke masa lalu
Mengubah duniaku menjadi lebih baik
Mengubah duniaku menjadi lebih menyenangkan
Dimana aku bisa tertawa dengan lepas
Dimana aku bisa tertawa dengan tulus
Dimana aku bisa tertawa tanpa beban
Aku ingin kembali ke dunia ku dulu

Ikuti prinsip Alkitab untuk sukses ...

Pacaran Menurut Alkitab


Bab I - Pendahuluan
Berpacaran adalah konsep masyarakat modern, artinya baru beberapa puluh tahun inilah kita mengenal konsep tersebut. Di masa lampau hal ini tidak di kenal karena perkawinan biasanya diatur oleh pihak keluarga atau orang tua kedua belah pihak. Mengapa demikian? Karena memang perkawinan bukan cuma masalah pribadi kedua orang yang terlibat saja, melainkan mempunyai dampak yang luas kepada keluarga dan seluruh masyarakat sekitarnya. Dengan majunya ilmu pengetahuan dan teknologi membawa suatu perubahan besar bagi generasi muda, mereka belajar bersama dan bergaul bersama dan menuju kedewasaan bersama. Dalam pergaulan sering kali berkembang pada hubungan-hubungan yang khusus yang menjurus ke pada persahabatan atau kepada pacaran.
Bab II - Arti dari Pacaran
Pacaran adalah dampak dari pergaulan sehingga munculah hubungan (muda-mudi), dua orang yang tidak sejenis, berdasarkan rasa cinta. Jadi berpacaran adalah suatu proses di mana seorang laki-laki dan perempuan menjajaki kemungkinan adanya kesepadanan di antara mereka berdua yang dapat dilanjutkan ke dalam perkawinan. Jadi apabila kita melihat pengertian di atas, maka berpacaran itu bukanlah sekedar bersenang-senang melampiaskan nafsu, mengisi kekosongan, tetapi di dalam berpacaran itu ada suatu keseriusan dan kesungguhan untuk menjalin hubungan kedua belah pihak, yang menuju kepada suatu pertunangan. Namun pada umumnya orang salah menginterpretasikan persepsi pacaran yang sesungguhnya yaitu dengan cara menyalahgunakan praktek berpacaran itu sendiri, sehingga menimbulkan dampak yang negatif dan tidak jarang kedua belah pihak saling merugikan, misalnya:
· Ganti-ganti pacar.
· Saling mendewakan.
· Melampiaskan nafsu seksual yang tidak wajar dan belum saatnya di lakukan pada tahap itu.
Sayangnya banyak orang terburu-buru dalam proses ini, sehingga masih terlalu muda, sudah ada remaja yang jatuh cinta dan bahkan merasa yakin bahwa orang yang diidamkan itu pasti merupakan pasangan hidupnya, ada juga pada masa pacaran orang sudah memanggil papi dan mami. Padahal belum tentu mereka akan menjadi suami istri. Apa yang terjadi apabila ternyata hubungan tersebut putus! Yang terjadi adalah kepahitan dan kekecewaan yang sangat mendalam karena seolah-olah seluruh harapan sudah ditumpahkan kepada sang pacar. Pacaran berbeda dengan persahabatan, pertunangan, dan pernikahan karena pacaran adalah hubungan dua orang yang tidak sejenis berdasarkan cinta. Persahabatan berlangsung antara dua orang atau lebih yang mempunyai hubungan yang lebih baik. Pertunangan adalah suatu masa yang lebih mendalam dari pada masa berpacaran. Dalam masa ini, suatu pasangan sudah tiba pada tahap perencanaan yang lebih matang untuk memasuki kehidupan keluarga. Pernikahan adalah bersatunya dua lawan jenis menjadi satu daging dan menjadi satu lembaga yaitu Keluarga.
Bab III - Pacaran Menurut Alkitab
Telah dikatakan dalam Bab I bahwa pacaran itu adalah konsep masyarakat modern, dan secara tertulis Alkitab tidak pernah menyinggung soal kata pacaran ini, tetapi ada kisah-kisah dalam Alkitab yang menceritakan kisah hidup seorang pemuda yang begitu sangat mencintai seorang wanita, namanya Yakub (Kej. 29:18). Kisah ini memang tidak dicatat secara terperinci bagaimana sikap kedua insan ini, tetapi yang jelas Yakub mendapatkan Rahel, setelah ia bekerja dengan penuh kesungguhan selama tujuh tahun tujuh hari, tetapi ia harus menambah selama tujuh tahun lagi. Ini membutuhkan suatu ketabahan/kesabaran yang luar biasa. Dalam perjanjian baru mengenai pacaran ini hanya tersirat yaitu bagaimana sikap seorang Kristen misalnya (Roma 12:20) di mana sistim pacaran dunia tidak dapat dipakai oleh seorang Kristen ketika ia ada pada masa-masa pacaran. Dipihak lain Paulus menasihatkan anak didiknya Timotius yang masih muda itu supaya bisa jadi teladan dari hal percaya, perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan dan kesucian agar orang tidak melihat atau menganggap rendah Timotius masih muda itu. Melihat hal-hal diatas, maka mari kita melihat bagaimana cara anak Tuhan berpacaran menurut konsep Alkitabiah:
3.1. Pacaran itu harus didasari Kasih Allah
Apa tujuan kita pacaran? Apakah hanya mengisi kekosongan dalam hidup kita, keinginan dalam hidup kita, keinginan mata atau hal-hal yang menyangkut kepada kepuasan diri sendiri, dimana yang menjadi pusat perhatian hanya pada diri sendiri. Sehingga pada masa pacaran timbul istilah bahwa dunia ini hanya milik mereka berdua, dan tai gigipun akan rasa coklat … dan sebagainya, … dsb.
Orang dunia mengatakan bahwa asmara itu adalah cinta dan itu sangat dibutuhkan bagi orang yang berada pada masa pacaran. Menurut kamus, asmara itu mempunyai dua pengertian yaitu:
· Cinta Kasih.
· Cinta birahi, dimana seorang anak muda digoda dan tergila-gila pada pasangannya.
Pada dasarnya asmara itu bukan cinta, karena asmara itu naksir/keinginan yang semua ini berpusat pada diri sendiri. Cinta kasih atau Kasih itu menurut Alkitab bisa kita baca dalam 1Korintus 13.4-7. Cinta yang benar tidak dapat dijadikan topeng untuk satu maksud dan motivasi tertentu, cinta yang benar tidak mementingkan diri sendiri, melainkan mengutamakan orang lain. Jadi asmara itu tidak sama dengan cinta sebab dampak dari asmara itu adalah kebalikan dari makna cinta yang sebenarnya. Yes 13.16, 18, ini merupakan ucapan Tuhan kepada Babil, di mana anak-anak muda tidak perduli lagi terhadap Kudusnya pernikahan itu. Sehingga dampaknya kebebasan seks, adanya pengguguran kandungan dsb.
Asmara itu hanya berpusat pada diri sendiri dan biasanya diiringi dengan nafsu (seks) dan itulah adalah dosa. Mat 5.28, menginginkannya saja sudah berzina. Simpati itu bisa saja tetapi naksir itu tidak boleh. Jadi pacaran yang benar harus berorentasi pada kasih akan Allah, dimana kepentingan Allah yang harus diutamakan atau diprioritaskan dalam hubungan pacaran itu. Kita harus menunjukkan gaya hidup yang disetujui oleh Allah, bukan berpusat pada diri sendiri. Kasih akan Allah ini membuat kita mengikuti aturan main yang Allah berikan, diantaranya: 2Korintus 6.14 ….
Meskipun pada tingkat tubuh dan jiwa pasangan yang tidak seimbang itu dapat bersatu, namun dalam tingkat roh terjadi kekosongan. Pasangan itu tidak dapat berdoa bersama-sama dan tidak dapat menyelesaikan masalah-masalah yang menggoncangkan hubungan mereka dengan Tuhan. Akibat dari hal ini kepentingan pribadi akan didahulukan dari kepentingan Allah.
Jika berpacaran yang benar harus didasari kasih akan Allah, maka dalam hal berpacaran kita harus berani bertanya kepada Tuhan, mengapa demikian? Karena pacaran itu merupakan suatu persiapan kita masuk pada pertunangan dan pernikahan. Jika pacaran itu didasari atas diri kita sendiri, itu seringkali membawa hasil kekecewaan, misalnya ketika kita mengambil sikap memutuskan dia; syukur bila yang kita putuskan itu tidak kecewa, tetapi apabila ia merasa kecewa / sakit hati maka itu berarti kita telah melakukan pembunuhan dan bisa jadi pasangan kita itu akan meninggalkan Tuhan bahkan menjadi murtad. Ini berarti kita berdosa kepada Tuhan.
Percayailah Allah dalam segala hal karena Ia itu Maha Tahu yang tentunya tahu apa yang menjadi kerinduan / kebutuhan kita bahkan Ia menjanjikan masa depan yang penuh harapan, lihatlah Yeremia 29.11; Amsal 23.18. Jadi pacaran yang benar harus di dasari dengan Kasih Allah sehingga orientasi pergaulan itu hanya ada di dalam tubuh Kristus. Bukan berdua-berdua, karena akibat dari berdua-duaan itu ‘nenek bilang … berbahaya’.
3.2. Harus mengikuti standar moral Alkitab
Apakah dalam berpacaran dibenarkan perpegangan tangan, berciuman, bermesraan dsb? Telah dikatakan tadi dalam Roma 12.12 bahwa jangan kita menjadi serupa dengan dunia atau dengan kata lain jangan berpacaran ala orang dunia. Berpacaran cara duniawi berbeda dengan berpacaran yang Alkitab / berpacaran yang bertanggung jawab kepada Tuhan. Perbedaannya yaitu:
Pacaran duniawi bertujuan mencari pengalaman dan kenikmatan dalam hubungan cinta dengan pertimbangan: mungkin besok sudah mencari pacar baru lagi. Pacaran yang bertanggung jawab kepada Tuhan melihat hubungan pacaran sebagai kemungkinan titik tolak yang menuju lorong rumah Nikah.
Pacaran duniawi memanfaatkan tubuh pasangannya untuk memuaskan perasaan seksual, mula-mula pada tingkat ciuman dan pelukan, namun kemudian gampang menjurus kepada tingkat hubungan seksual. Pacaran yang bertanggung jawab kepada Tuhan melihat Tubuh pasanganya sebagai rumah kediaman Roh Kudus (1Korintus 3.16) yang dikagumi dan di hargai sebagai ciptaan Allah yang nanti di miliki dalam rumah nikah, di mana mereka saling menerima satu dengan yang lain dari tangan Tuhan. Pacaran duniawi, berorientasi masa kini (sekarang).
Oleh karena itu sering mengakibatkan luka-luka yang dalam, bila terjadi perpisahan. Pacaran yang bertanggung jawab kepada Tuhan berorientasi pada masa depan (hari esok). Mereka membatasi segala hubungan intim jasmani dengan kesadaran bahwa pacaran ini belum mengikat. Masing-masing harus dapat melepaskan satu dengan yang lainnya (bila terjadi ketidak cocokan) tanpa saling melukai.
Standar Alkitab tentang pacaran yaitu 1Tesalonika 4.3 yaitu Allah berkehendak supaya kita ada dalam kekudusan. Jangan merusak Bait Allah yang di dalamnya Roh Allah bertahta. Mat 5.27-28; Kid 2.7; 3.5; 8.4. Efesus 4.27 mengatakan janganlah beri kesempatan pada iblis sebab dengan kita membuka celah berarti kita telah memberi kesempatan untuk melakukan sesuatu yang tidak Allah kehendaki. Dosa seks akan membawa kita perlahan-lahan masuk pada dunia free seks. Hubungan badani (senggama) antara lawan jenis itu tidak akan berlangsung ketika dua pasangan itu baru mengenal. Ciuman dan pelukan antara seorang pemuda dan pemudi merupakan kontak fisik untuk mendapatkan seksuil dan kenikmatan. Ada empat tingkat intensitas hubungan fisik, di mulai dari yang paling lemah sampai yang paling kuat. Keempat tingkat tersebut ialah:
· Berpegangan tangan.
· Saling memeluk, tetapi tangan masih diluar baju.
· Berciuman.
· Saling membelai dengan tangan di dalam baju.
Ransangan seksuil yang terus menerus akan menciptakan dorongan biologis yang terus memuncak. Ketika dorongan seks menggebu-gebu, kedewasaan, kecerdasan, dan pendirian-pendirian serta iman seringkali tidak berfungsi, atau tersingkir untuk sementara. Banyak pasangan muda berkata bahwa ciuman itu normal, karenan ciuman itu adalah kenikmatan pada masa pacaran dan dianggap akan lebih mengikat tali kasih antara dua belah pihak. Itu adalah pendapat yang sangat keliru karena Alkitab memberikan penjelasan bahwa dampak dari hubungan itu akan membuat seorang merasa bersalah bahkan bisa merubah sayang itu menjadi benci. Contoh 2Samuel 13.1-15. Cerita ini mengisahkan anak-anak Daud yaitu Amnon dan Tamar di mana Amnon begitu mencintai Tamar, sampai-sampai ia jatuh sakit karena keinginannya untuk memiliki Tamar. Tetapi pada ayat 15 menceritakan setelah mereka jatuh pada dosa seks, timbullah suatu kebencian dalam diri Amnon terhadap Tamar, ini berarti bercumbuan bukan merupakan jaminan akan cinta sejati.
Paulus dalam suratnya kepada jemaat di Efesus (Ef 4.17-21) supaya anak Tuhan jangan jatuh pada hal berciuman dan lain-lain yang merangsang dalam masa berpacaran karena itu bertentangan dengan Alkitab. Dengan demikian orang-orang Kristen harus menghindari percumbuan dalam masa berpacaran, sebab tindakan tersebut merupakan penyerahan diri kepada seksualitas, membiarkan hawa nafsu berperan, yang nantinya akan membawa kepada kecemaran dan pelanggaran kehendak Allah. Lebih jauh lagi pengajaran-pengajaran moral Paulus kepada anak muda Kristen di mana saja. 1Timotius 5.22 bagian akhir "jagalah kemurnian dirimu". Yesaya 5.20 celakalah yang mengatakan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat. Wahyu 18:2-3 keindahan tubuh telah dipakai setan untuk menghancurkan nilai-nilai iman Kristen. Akhirnya kita akan melihat hubungan seksual muda-mudi sebelum pernikahan dalam konteks Alkitabiah yaitu:
· Dalam perjanjian Lama Ulangan 22.13-30 Ungkapan ini menunjukkan betap tingginya nilai keperawanan, Amsal 7.13,27.
· Dalam Perjanjian Baru 1Korintus 6.10 Hubungan seksual di luar pernikahan adalah percabulan. 1Korintus 6.13,18,19 Jauhkan dirimu dari percabulan, tubuh kita bukan untuk percabulan.
Hubungan seksual diluar nikah bukan hanya masalah pribadi melainkan mengikutsertakan Tuhan, I Tesalonika 4:3-5,8. Jadi berpacaran itu mempunyai batas-batas tersendiri, karena pacaran itu tidak sama dengan pertunangan dan perkawinan. Artinya sang pacar itu bukanlah suami atau isteri sehingga tidak boleh diperlakukan demikian. Oleh karena itu ada baiknya apabila orang berpacaran pergi bersama-sama dengan teman-teman atau anggota keluarga yang lain sehingga selalu ada rem yang mampu mengendalikan semua tingkah laku.
Bab IV - Kesimpulan
Agar pemuda-pemudi di dalam Kristus tidak berdiri dengan menangis dan menyesal pada puing-puing ketentuan yang mereka sudah setujui bersama pada awal hubungan mereka, haruslah mereka berorientasi dalam segala pergaulan mereka kepada ke empat nasihat Firman Tuhan yaitu:
· Berdoalah senantiasa, 1Tes 5.17; khususnya pada waktu pacaran.
· Ucapkanlah syukur senantiasa atas segala sesuatu, Ef 5.20; apakah semua pengalaman pada waktu berpacaran menimbulkan ucapan syukur?
· Lakukanlah segala sesuatu berdasarkan iman, Roma 14.23 setiap langkah dalam hubungan pacaran mempunyai dimensi ke atas yaitu tanggung jawab kepada Tuhan.
· Pandanglah tubuhmu dan tubuhnya adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu. Kamu bukanlah milik kamu sendiri, kamu sudah dibeli! Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu (1Korintus 6.19-20).

Kemewahan

Wahai teman…
Kamu telah dibutakan oleh kemewahan
Hingga mata hatimu tertutup

Janganlah begitu wahai sobat
Karena kamu akan mengetahui
Dan kelak kau akan mengerti

Seandainya... kawan...
Kamu mengetahui dengan pengetahuan
Pengetahuan yang yakin

Sesungguhnya...
Kelak nanti
Niscaya kamu akan benar benar ditanya
Ditanya akan kenikamatan
Semua kenikmatan yang kau terima
Di duniamu, yang fana

Kebaikan Yang Banyak

Sesungguhnya…
Allah telah memberikan kebaikan
Kebaikan yang banyak
Yang dibrikan kepada umat-Nya

Maka...
Tanpa ku sadari
Ku lalaikan shalatku
Ku lupakan Tuhanku

Ampuni aku Ya Robbi
Ampuni hamba-Mu ini
Karena sesungguhnya
Hambamu ini telah lupa
Lupa akan kewajibanku

Terima kash... Tuhan...
Atas ketukan hati untukku
Karena sesungguhnya
Kebaikan-Mu teramat banyak

Jalan-Mu Yang Lurus

Aku hidup didunia ini
Aku kan tinggalkan alam fana ini
Semua ini takkan terjadi
Tanpa ada yang menghendakinya

Aku bisa berbicara
Ku mendengar
Ku melihat
Dan aku bisa tuk melangkah

Tapi...
Ampun oh Tuhan...
Jika semua pemberian-Mu
Ku abaikan

Karunia yang Kau beri
Ku salah gunakan
Bibirku, telingaku, mataku
Dan langkah kaki
Selalu salah dalam menyusuri jalan-Mu

Oh... Tuhan
Berilah aku petunjuk
Agar aku tak tersesat
Tuk semua pemberian-Mu
Anugerahi aku sebuah nurani
Hati nurani tuk menyusuri jalan-Mu
Jalan-Mu yang lurus

Inilah Duniaku

Dunia…
Duniamu tertawa
Tapi…duniaku tidak
Meski bibirku selalu tersenyum

Kadang...
Dunia ini berbeda
Begitu pula...
Dengan duniaku ini

Duniaku dipenuhi dengan penderitaan
Dunia yang berliku – liku
Senyum memang ada pada bibirku
Tapi... tidak pada hatiku

Oh... Robbi...
Berikan aku cahya-Mu
Cahaya yang dapat memberikan...
Senyuman dibibirku
Dan senyuman dihatiku

Arti "Love"

(CerBung Edisi 1)

Pagi itu saat istirahat,ku memberanikan diri untuk menaruh Sepucuk surat cinta dan sebuah kalung berbentuk separuh hati yang ku letakkan di dalam loker seorang perempuan yang sudah lama ku kagumi.Bel berbunyi,perempuan itu masuk ke dalam kelas dan segera duduk dan menyiapkan buku-buku yang akan di pelajari. “Hei,siapa yang menaruh surat dan kalung ini di dalam loker ku?”, tanya perempuan itu ke seluruh penghuni kelas.Icha mengambil surat cinta itu dan bersiap mengambil ancang-ancang untuk membacanya.Jantung ku berdegup kencang,bulu kuduk ku berdiri,badan ku terasa begitu lemah saat salah seorang sahabat karib perempuan itu sedang membacakan isi surat cinta dari ku itu.Ya,tuhan tolong hamba mu ini,lepaskan aku dalam situasi ini ya tuhan, ku terus berdoa dalam hati kepada-Nya.
“Eh,temen-temen dengerin yah
From:Someone yang mengagumimu
To:Kezora

Dari sinar mata mu,semua orang tahu
Kau begitu sempurna
Kau begitu anggun
Kau begitu rendah hati
Dari nama mu,semua orang tahu
Kau begitu cantik
Seperti bintang KEZORA ...

Maukah kau menjadi kekasih ku Kezora???
Aku tahu kamu tak akan pernah suka pada ku bahkan kau tak pernah berbicara satu huruf pun kepada ku,mungkin kau sekedar tahu nama ku,tapi entah kenapa perasaan itu muncul dari dalam hati ku yang paling dalam.Memandangi mu bagai memandangi seorang malaikat suci yang dikirim hanya untuk orang-orang berkelas tinggi seperti kau.Aku menyadari kau tak akan pernah menerima cinta ku hingga aku bisa mencapai level mu.Aku tahu kau mau menerima ku sebagai teman,sahabat,mungkin pacar mu,Tapi bagimana keluarga mu,teman-teman mu?apakah mereka mau menerimaku?Aku hanyalah seorang anak yang terlahir dari seorang bapak dan ibu yang berprofesi sebagai seorang petani,sedangkan kamu ?Kau terlahir dari keluarga berdarah biru dan mempunyai harta yang berlimpah ruah.Mungkin surat ini hanya sebatas angan-angan ku saja ingin memiliki mu.Terima kasih Kezora karena kamu telah bersedia meluangkan waktu mu untuk membaca surat cinta yang sungguh-sungguh tidak berguna ini!Kurasa kau tak perlu menjawab surat ku ini karena aku sudah mengetahui apa jawaban mu.....tetapi aku mahon kamu bisa menerima kalung separuh hati ini,mungkin bagi mu ini tak berharga tapi bagi ku ini sangat berharga karena separuh hatinya lagi adalah milik ku,jika kamu membuangnya berarti kamu t’lah membuang separuh hati ku..., Romantis banget nih orang ,siapa sih?lo tau enggak Zor, kira-kira siapa ya orangnya,Zor lo nangis?”.
“Aku bingung siapa orang yang rela mengorbankan cintanya hanya untuk teman-teman dan nama baik keluarga ku.Cha kalo aku nerima orang ini apa kamu mau menganggap dia itu sahabat elo juga?”, isak tangis seorang Kezora mulai terdengar.
“Ya iyalah yang terbaik buat lo,juga yang terbaik juga buat gue.Elo khan sahabat gue Zor.” ,hibur Icha seraya merangkul pundak sahabat karibnya itu.
“Plis buat yang nulis surat ini ngaku di hadapan aku sekarang juga.Plis aku mohon.Aku benar-benar kagum sama kamu.”,Kezora mulai menghentikan tangisannya sambil celingak-celinguk mencari orang yang sudah membuatnya terharu itu.
Hah?Kezora memohon sama aku? Dan Kezora juga kagum sama Aku? ,gumam ku dalam hati serasa tidak percaya dengan omongan Kezora tadi. Bel pulang sekolah berbunyi,aku berniat sore ini akan memberitahukan semuanya.Tapi ada seorang lelaki keren yang menjemput Kezora dengan mobil mewah keluaran terbaru dari BMW.Wow BMW? Kalau aku sepeda butut kayak gini gimana bisa ngebonceng Kezora?Hmmm memang ini udah takdir ku. ,benakku seakan-akan menyesali keadaan ku sekarang.


Kenapa sih,setiap kali aku ingin berterus terang pasti selalu ada yang menghalangi.MENGAPA? ,aku kembali menyesali keadaan ku.

Satu tahun sudah berlalu dan kini tinggal menunggu waktu yang tepat untuk berpisah dari kehidupan Kezora.Menurut cerita Icha,sahabat karibnya, Kezora akan mengambil kuliah di Luar negeri sedangkan aku hanya ada 2 kemungkinan.Kuliah dalam negeri atau langsung bekerja.
Hari itu tiba.......Aku lulus dengan nilai tertinggi ke-2 sedangkan Kezora lulus dengan nilai tertinggi pertama.Besok tidak ada lagi sosok seorang Kezora yang selalu menghiasi pikiran ku,hanya dengan menghitung waktu,aku akan berpisah dengan Kezora untuk selama-lamanya.Setidak-tidaknya aku sudah memberitahukan isi hatiku kepadanya biarpun dia tak pernah tahu itu aku.



3 tahun kemudian aku berhasil menyandang gelar SARJANA walaupun hanya sarjana kesenian,tapi semua itu membawa keberuntungan dalam hidup ku.1 tahun pertama aku menyandang gelar itu.Aku dapat membuahkan hasil,yaitu sebuah rumah dan sepeda motor walaupun hanya dengan cara mencicil perbulan.Tahun berikutnya aku dapat membeli beberapa hektar tanah.Dan pada tahun-tahun berikutnya aku semakin kaya sampai pada akhirnya orang tua ku menyuruh ku untuk menikah.Mengingat permintaan kedua orang tua ku,kini aku kembali teringat ,sosok seorang Kezora yang begitu cantik,pintar,baik,dan ramah.Mengapa rasa cinta itu masih ada dalam benak ku? Mungkin karena hanya Kezora lah satu-satunya perempuan yang pernah ada di hati ku setelah ibu. Kezora adalah cinta pertama ku.Dalam beberapa tahun ini aku tidak pernah menemui sosok seorang perempuan yang lebih baik dari nya.


Di sebuah mall,aku memasuki sebuah toko perhiasan.Awalnya niat ku,hanya ingin membelikan keponakan ku yang hari ini berulang tahun,tetapi ketika melihat sebuah kalung yang sangat mirip dengan kalung yang aku berikan kepada Kezora beberapa tahun lalu yang sampai sekarang masih ku kenakan pasangan dari kalung Kezora.Apa mungkin Kezora menjual kalung yang ku berikan? ,pertanyaan itu terus-menerus merasuk dalam pikiran ku.
“Ada yang bisa saya bantu mas?” ,tanya pegawai toko itu.
“Bisa lihat kalung yang itu mbak?” ,aku menunjuk kalung separuh hati itu.
“Oh,kalung yang ini.Maaf mas,kalau kalung yang ini gak di jual.Pemilik toko ini sengaja menaruh kalung ini di sini katanya sih mau nyari orang yang punya pasangannya.” ,pegawai itu memberikan penjelasan yang cukup jelas untuk menjawab semua pertanyaan dalam pikiranku,aku mengangguk. “Din,udah ada yang punya pasangan kalung itu?” tanya seorang perempuan yang cantik jelita. “Maaf mbak,belum ada tuh.”.Hati ku terasa berbunga-bunga melihat sosok perempuan yang bertanya pada pegawai tadi.Sosok itu adalah KEZORA.
“Bintang?” ,aku hanya mengangguk karena masih terpana melihat wajahnya.



Bersambung...

oleh xxxxx
diperbarui oleh Mia Marmut